A piece of my loud mind
  • Home
  • About Me
  • Disclaimer
Gaya hidup berkelanjutan

Meningkatnya urbanisasi dan mobilitas global menjadikan transportasi sebagai penyumbang sebagian besar emisi karbon yang berdampak pada pencemaran udara dan lingkungan. 

Menurut hasil studi Institute for Essential Services Reform (IESR), pada tahun 2022 sektor transportasi menghasilkan 150 juta ton CO2e. Kondisi ini menempatkan transportasi sebagai kontributor ke-3 terbesar setelah sektor energi dan industri, dan sebesar 90% dihasilkan oleh transportasi darat, baik kendaraan penumpang maupun logistik.

Kehidupan sehari-hari tidak luput dari pergerakan, khususnya di kota besar yang padat dan tingkat aktifitas yang tinggi. Berkendara adalah kebutuhan primer dalam keseharian, hal ini menyebabkan emisi dari sektor transportasi terus meningkat.

Mencari alternatif transportasi yang lebih berkelanjutan adalah langkah yang dapat kita lakukan untuk mengurangi pencemaran dan mengurangi jejak karbon kita 

Arti Transportasi Berkelanjutan 

Transportasi berkelanjutan mengacu pada moda transportasi yang rendah emisi, hemat energi, terjangkau, dan efeknya rendah terhadap lingkungan.

Beberapa pilihan transportasi berkelanjutan adalah sepeda, jalan kaki, carpooling dan transportasi umum.

BACA JUGA: Beralih ke Sustainable Fashion untuk Menyelamatkan Bumi


Jalan Kaki

Jalan kaki adalah cara paling sederhana dan efektif untuk mengurangi jejak karbon. Selain itu, jalan kaki juga memberikan manfaat kesehatan yang signifikan. Jalan kaki adalah contoh nyata transportasi berkelanjutan yang sangat efisien tanpa perlu peralatan eksternal.

Bersepeda

Selain tidak menghasilkan emisi, bersepeda juga membantu meningkatkan kesehatan fisik. Di banyak kota, infrastruktur untuk bersepeda semakin berkembang dengan adanya jalur sepeda dan fasilitas parkir sepeda. Dengan bersepeda, kita tidak hanya mengurangi jejak karbon tetapi juga mengurangi kemacetan lalu lintas.

Carpooling dan Ridesharing

Carpooling dan ridesharing adalah metode yang efisien untuk mengurangi jumlah kendaraan di jalan. Dengan berbagi perjalanan dengan orang lain, kita dapat mengurangi jejak karbon per penumpang. 

Platform seperti Grab dan Gojek sudah mulai memudahkan kita untuk menemukan penumpang lain yang searah. Selain mengurangi jejak karbon kita, ridesharing juga mengurangi biaya perjalanan.

Transportasi Umum

Menggunakan transportasi umum seperti bus, kereta api, dan moda raya terpadu dapat mengurangi jumlah kendaraan pribadi di jalan. Transportasi umum yang efisien dapat mengangkut banyak penumpang sekaligus, mengurangi emisi per penumpang dibandingkan dengan mobil pribadi. 

Di kota besar seperti Jakarta, kualitas transportasi umum semakin membaik dengan adanya TransJakarta dan MRT. Bahkan TransJakarta sudah memiliki bus listrik yang ramah lingkungan.

BACA JUGA: 5 Gaya Hidup Berkelanjutan yang Dapat Dilakukan Sehari-hari

Transportasi berkelanjutan adalah salah satu kunci penting untuk mengurangi jejak karbon dan melindungi lingkungan kita. Dengan bersepeda, menggunakan transportasi umum, beralih ke mobil listrik, carpooling, dan berjalan kaki untuk bepergian jarak dekat, kita dapat mengurangi jejak karbon secara signifikan. 

Implementasi kebijakan pemerintah yang mendukung serta kesadaran dan partisipasi aktif dari setiap individu adalah langkah penting menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Penggunaan TransJakarta dan MRT Jakarta adalah contoh konkret dari upaya untuk mengurangi jejak karbon di Jakarta. Mari kita mulai dari sekarang, demi bumi yang lebih baik untuk generasi mendatang.

Image by Jo Christie Huang from EyeEm

Kesehatan masyarakat adalah salah satu aspek terpenting dalam pembangunan sebuah daerah. Di Teluk Kuantan, Provinsi Riau, layanan kesehatan terus mengalami peningkatan berkat sinergi yang kuat antara ahli farmasi dan tenaga medis lainnya. 

Peran Ahli Farmasi dalam Layanan Kesehatan

Ahli farmasi atau apoteker memiliki peran vital dalam sistem layanan kesehatan. Mereka tidak hanya bertanggung jawab untuk menyediakan dan meracik obat-obatan, tetapi juga memastikan bahwa penggunaan obat tersebut tepat dan aman bagi pasien. 

Berikut adalah beberapa peran utama ahli farmasi dalam layanan kesehatan:

1. Penyediaan Obat yang Aman dan Efektif
Ahli farmasi bertugas untuk memastikan bahwa obat yang diberikan kepada pasien adalah yang paling tepat untuk kondisi medis mereka. Mereka harus memahami interaksi obat, efek samping, dan kontraindikasi untuk menghindari risiko kesehatan yang tidak diinginkan.

2. Pendidikan dan Konsultasi
Selain menyediakan obat, ahli farmasi juga memberikan edukasi kepada pasien mengenai cara penggunaan obat yang benar, termasuk dosis dan jadwal pemberian. Mereka juga memberikan konsultasi terkait efek samping yang mungkin timbul dan cara mengatasinya.

3. Penelitian dan Pengembangan
Ahli farmasi berperan dalam penelitian dan pengembangan obat baru. Mereka bekerja sama dengan peneliti lain untuk menemukan formula obat yang lebih efektif dan aman, serta metode pengobatan yang inovatif.

Sinergi Ahli Farmasi dengan Tenaga Medis Lainnya

Sinergi antara ahli farmasi dan tenaga medis lainnya, seperti dokter, perawat, dan bidan, sangat penting untuk memberikan layanan kesehatan yang komprehensif. Sinergi ini telah membawa berbagai manfaat yang signifikan, di antaranya:

1. Peningkatan Efektivitas Pengobatan
Dengan adanya koordinasi yang baik antara dokter dan ahli farmasi, pengobatan yang diberikan kepada pasien menjadi lebih efektif. Dokter dapat berkonsultasi dengan apoteker mengenai pilihan obat terbaik dan dosis yang tepat, sehingga risiko kesalahan dalam pemberian obat dapat diminimalisir.

2. Pendekatan Holistik dalam Perawatan Pasien
Kerjasama antara ahli farmasi dan perawat atau bidan membantu dalam memberikan perawatan yang lebih holistik. Perawat dan bidan dapat memberikan informasi mengenai kondisi pasien secara langsung kepada apoteker, sehingga obat yang diberikan bisa disesuaikan dengan kebutuhan spesifik pasien.

3. Pencegahan Kesalahan Medis
Sinergi yang baik antara ahli farmasi dan tenaga medis lainnya dapat membantu mencegah kesalahan medis, seperti pemberian obat yang salah atau interaksi obat yang berbahaya. Dengan adanya komunikasi yang efektif, setiap keputusan medis dapat diambil dengan lebih hati-hati dan berdasarkan informasi yang akurat.

4. Peningkatan Edukasi Kesehatan Masyarakat
Melalui kolaborasi, ahli farmasi dan tenaga medis dapat menyelenggarakan program edukasi kesehatan bagi masyarakat. Ini termasuk kampanye penggunaan obat yang tepat, bahaya penggunaan obat tanpa resep, dan pentingnya mengikuti instruksi dokter dan apoteker.

Dampak Positif bagi Masyarakat Kuantan, Riau

Keberhasilan sinergi antara ahli farmasi dan tenaga medis di Teluk Kuantan, Riau, telah memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat setempat. Berikut adalah beberapa dampak tersebut:

1. Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan
Kualitas layanan kesehatan diharapkan terus meningkat dengan adanya kolaborasi antara ahli farmasi dan tenaga medis lainnya. Pasien bisa mendapatkan perawatan yang lebih baik dan obat yang tepat, sehingga proses penyembuhan menjadi lebih efektif.

2. Penurunan Angka Kesalahan Medis
Dengan adanya sinergi yang baik, angka kesalahan medis di Teluk Kuantan dapat ditekan. Koordinasi yang baik antara dokter dan apoteker membantu mencegah pemberian obat yang salah atau dosis yang tidak tepat.

3. Kesadaran Masyarakat akan Penggunaan Obat yang Tepat
Melalui program edukasi yang diselenggarakan oleh tenaga medis dan ahli farmasi, kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penggunaan obat yang tepat semakin meningkat. Masyarakat menjadi lebih paham mengenai cara penggunaan obat yang benar dan risiko penggunaan obat tanpa resep.

4. Akses Lebih Mudah ke Obat-Obatan yang Aman
Dengan manajemen stok obat yang baik dan pengendalian kualitas yang ketat oleh apoteker, masyarakat Teluk Kuantan memiliki akses yang lebih mudah dan aman ke obat-obatan yang mereka butuhkan. Ini membantu mengurangi risiko penggunaan obat kadaluarsa atau palsu.


Sinergi antara ahli farmasi dan tenaga medis lainnya di Teluk Kuantan, Riau, membawa banyak manfaat bagi masyarakat setempat. Melalui kerjasama yang efektif, kualitas layanan kesehatan meningkat, kesalahan medis dapat diminimalisir, dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penggunaan obat yang tepat semakin meningkat. 

Meskipun masih ada beberapa tantangan yang perlu diatasi, dengan solusi yang tepat, sinergi ini dapat terus diperkuat dan memberikan dampak positif yang lebih besar lagi di masa depan. 

Platform seperti pafikotatelukkuantan.org bisa menjadi salah satu solusi untuk menghadapi tantangan dan meningkatkan sinergi ahli farmasi di Teluk Kuantan.

Image by Andrea Piacquadio from Pexels

Cuaca ekstrim

Perubahan iklim adalah salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh dunia saat ini. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh manusia, tetapi juga oleh tanaman, termasuk tanaman kopi yang menjadi salah satu komoditas penting di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Indonesia merupakan salah satu produsen kopi terbesar di dunia. Kopi asal Indonesia adalah kopi arabika dan robusta yang terkenal memiliki kualitas tinggi. Namun, perubahan iklim telah menimbulkan tantangan serius bagi para petani kopi di Indonesia. Suhu yang semakin panas, perubahan pola curah hujan, dan peningkatan fenomena cuaca ekstrem menjadi beberapa faktor yang mengancam produksi kopi.

Suhu yang Meningkat

Suhu yang semakin tinggi menyebabkan tanaman kopi menjadi lebih rentan terhadap penyakit dan hama. Salah satu penyakit yang paling mengancam adalah coffee leaf rust, yang disebabkan oleh jamur Hemileia vastatrix. Penyakit ini menyebar lebih cepat di kondisi hangat dan lembab, yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim. Akibatnya, banyak tanaman kopi yang mati atau menghasilkan biji kopi dengan kualitas yang rendah.

Perubahan Pola Curah Hujan

Perubahan pola curah hujan juga berdampak negatif pada pertumbuhan kopi. Tanaman kopi membutuhkan curah hujan yang cukup dan merata sepanjang tahun. Namun, dengan adanya perubahan iklim, curah hujan menjadi tidak menentu. Musim kemarau yang panjang dapat menyebabkan kekeringan, sementara curah hujan yang berlebihan dapat menyebabkan banjir dan erosi tanah. Kondisi ini tidak hanya mengurangi hasil panen, tetapi juga mempengaruhi kualitas biji kopi.

Cuaca Ekstrem

Peningkatan kejadian cuaca ekstrem, seperti badai dan angin kencang, juga berdampak buruk pada tanaman kopi. Angin kencang dapat merusak pohon kopi dan merontokkan bunga atau buah yang masih muda. Selain itu, badai yang sering terjadi dapat menyebabkan kerusakan infrastruktur pertanian, seperti irigasi dan jalan, yang penting untuk produksi dan distribusi kopi.

BACA JUGA: 4 Jenis Kopi Paling Terkenal di Dunia

Dampak pada Minuman Kopi Favorit

Perubahan iklim tidak hanya mempengaruhi produksi kopi, tetapi juga berdampak pada ketersediaan dan harga kopi di pasar global. Penurunan hasil panen dan kualitas biji kopi menyebabkan pasokan kopi menjadi terbatas, sehingga harga kopi cenderung meningkat. Hal ini tentu berpengaruh pada minuman kopi favorit kita.

Kualitas Rasa

Perubahan iklim dapat mempengaruhi profil rasa kopi. Kopi yang tumbuh di kondisi cuaca ekstrem cenderung memiliki rasa yang kurang konsisten. Misalnya, kopi yang terpapar suhu tinggi dapat menghasilkan rasa yang lebih pahit dan kurang kompleks. Ini tentu mengurangi kenikmatan saat minum secangkir kopi favorit kita.

Ketersediaan Varietas

Beberapa varietas kopi yang sensitif terhadap perubahan iklim mungkin akan semakin sulit ditemukan. Petani kopi mungkin harus beralih ke varietas yang lebih tahan terhadap suhu tinggi dan penyakit, yang belum tentu memiliki rasa dan aroma yang sama dengan varietas kopi favorit kita. Akibatnya, kita mungkin akan kehilangan beberapa pilihan kopi yang selama ini kita nikmati.

Harga yang Meningkat

Dengan menurunnya produksi kopi akibat perubahan iklim, harga kopi di pasaran cenderung meningkat. Ini berarti kita harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk membeli kopi, baik kopi untuk diseduh di rumah maupun secangkir kopi di kafe. Bagi pecinta kopi, kondisi ini sangat menyedihkan.

BACA JUGA: 10 Manfaat Minum Kopi Hitam 

Langkah Menghadapi Tantangan

Meskipun dampak perubahan iklim terhadap tanaman kopi sangat signifikan, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk menghadapinya. Para petani kopi di Indonesia perlu beradaptasi dengan teknik pertanian yang lebih tahan terhadap perubahan iklim, seperti penggunaan varietas kopi yang lebih tahan panas dan penyakit, serta penerapan sistem irigasi yang efisien. Selain itu, dukungan dari pemerintah dan organisasi internasional dalam bentuk pelatihan dan bantuan teknis sangat diperlukan untuk membantu petani kopi beradaptasi.

Di sisi lain, kita sebagai konsumen juga bisa berkontribusi dengan mendukung praktik pertanian berkelanjutan. Memilih produk kopi yang memiliki sertifikasi keberlanjutan, seperti Fair Trade atau Rainforest Alliance, adalah salah satu cara untuk membantu menjaga kelestarian lingkungan dan kesejahteraan petani kopi.

BACA JUGA: Manfaat Kandungan Kopi dalam Skincare

Perubahan iklim memberikan dampak yang signifikan terhadap tanaman kopi di Indonesia dan, pada akhirnya, mempengaruhi minuman kopi favorit kita. Kondisi yang sulit dihindari mengingat perubahan iklim yang terjadi saat ini. Sebagai peminum kopi kita harus bisa beradaptasi dan sama-sama mencari jalan keluar untuk menjaga keberlanjutan produksi kopi di tengah perubahan iklim yang terus berlangsung.

Image by Jo Christie from Shutterstock

suplemen daya tahan tubuh

Menjaga daya tahan tubuh adalah aspek penting dalam menjalani kehidupan sehari-hari, terutama di kondisi lingkungan yang penuh dengan polusi dan perubahan musim yang tidak menentu. Imunitas tubuh yang baik membantu kita tetap sehat dan terhindar dari berbagai penyakit. Salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh adalah dengan mengonsumsi suplemen.

Tantangan Kesehatan Sehari-Hari

Di tengah polusi udara yang kian meningkat, terutama di kota-kota besar, tubuh kita rentan terpapar berbagai zat berbahaya. Polusi udara dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan membuat kita lebih mudah terserang penyakit. Selain itu, perubahan musim yang tidak menentu, suhu udara yang ekstrim dan kondisi cuaca yang sulit diprediksi juga memberi dampak ke kesehatan kita. Seperti yang sering kita rasakan, perubahan cuaca yang drastis kerap menyebabkan kita mudah terserang flu, batuk, dan berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus.

Gaya hidup modern dengan tekanan yang besar dari pekerjaan serta kualitas makanan yang dikonsumsi, menambah tantangan kesehatan dalam hidup sehari-hari. Makanan instan dan makanan ultra proses yang semakin mudah didapat dan digemari saat ini membuat daya tahan tubuh rentan dan menyebabkan kita mudah terserang penyakit.

Peran Suplemen Selama Pandemi COVID-19

Pandemi COVID-19 yang melanda dunia pada tahun 2020 membawa perubahan signifikan dalam banyak aspek kehidupan, termasuk di Indonesia. Ketakutan akan tertular virus mendorong masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Kesadaran masyarakat akan kebutuhan suplemen meningkat dan menyebabkan peningkatan permintaan suplemen daya tahan tubuh.  Suplemen seperti vitamin C, vitamin D, zinc, dan berbagai multivitamin lainnya menjadi sangat populer. 

Kesadaran akan pentingnya kesehatan yang lebih baik selama pandemi ini diharapkan dapat terus berlanjut bahkan setelah situasi kembali normal.

Suplemen untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh

Dalam jurnal "A Review of Micronutrients and the Immune System–Working in Harmony to Reduce the Risk of Infection" dari MDPI Nutrients, dijelaskan bahwa mikronutrien berperan sangat penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mengurangi resiko infeksi.

Selain menjaga kualitas makanan yang kita makan setiap hari, mengonsumsi suplemen adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan mikronutrien agar daya tahan tubuh terjaga dengan baik. 

Berikut beberapa jenis mikronutiren esensial yang dibutuhkan tubuh kita dan manfaatnya bagi kesehatan:

1. Vitamin C
Vitamin C adalah antioksidan yang kuat dan dikenal karena kemampuannya dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Vitamin ini membantu tubuh melawan infeksi dan mempercepat proses penyembuhan. Selain itu vitamin C membantu meningkatkan penyerapan nutrisi lain dalam tubuh.

2. Vitamin D
Vitamin D berperan penting dalam mengatur sistem kekebalan tubuh. Kekurangan vitamin D dapat melemahkan respon imun dan meningkatkan risiko infeksi. Penelitian menunjukkan bahwa suplementasi vitamin D dapat mengurangi risiko infeksi saluran pernapasan, terutama pada individu yang memiliki kadar vitamin D rendah.

3. Zinc
Zinc adalah mineral yang esensial untuk menjaga daya tahan tubuh. Zinc membantu tubuh dalam proses penyembuhan luka dan mendukung fungsi sel imun. Suplemen zinc telah terbukti efektif dalam mengurangi durasi gejala flu.

4. Echinacea
Selain bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, Echinacea juga dapat mengurangi peradangan dan kaya akan antioksidan. Oleh karena itu, tanaman ini juga membantu tubuh melawan stres oksidatif. Gejala stres oksidatif yang biasanya dirasakan adalah kelelahan, nyeri otot, masalah pencernaan, gangguan tidur, otot kaku, kulit kusam dan keriput, dan tergantung pada tingkat keparahannya gejala bisa meliputi kesulitan konsentrasi, menjadi pelupa, kecemasan bahkan depresi. 

5. Probiotik
Probiotik adalah bakteri baik yang membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan. Kesehatan usus yang baik sangat penting untuk sistem kekebalan tubuh yang kuat. Studi menunjukkan bahwa probiotik dapat mengurangi durasi infeksi saluran pernapasan atas pada anak-anak.


Melihat kondisi cuaca dan lingkungan saat ini, permintaan akan kebutuhan suplemen daya tahan tubuh semakin meningkat. Keadaan ini membuka kesempatan yang besar untuk para pemilik bisnis mengembangkan usahanya di bidang suplementasi.

Indocare B2B: Solusi Maklon Suplemen 

Indocare B2B merupakan manufaktur yang menyediakan layanan maklon lengkap untuk produk suplemen kesehatan dan telah berpengalaman dalam industri pengembangan suplemen sejak tahun 1988. 

Indocare B2B telah lulus berbagai sertifikasi seperti BPOM, Halal, GMP, dan berbagai sertifikasi manufaktur lainnya. Hal ini memastikan bahwa produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang terjamin dan aman untuk dikonsumsi. Dengan pengalaman dan keahlian yang dimiliki, Indocare B2B siap membantu menciptakan produk suplemen yang inovatif dan berkualitas.

Menjaga daya tahan tubuh di tengah tantangan kesehatan sehari-hari adalah kunci untuk hidup sehat. Peran suplemen daya tahan tubuh sangatlah penting untuk meningkatkan kesehatan, dan juga membuka banyak kesempatan untuk merambah bisnis suplemen dan tentunya bekerja sama dengan produsen yang berkualitas, berpengalaman dan terpercaya seperti layanan maklon suplemen yang ditawarkan oleh Indocare B2B.

Image by Andrea Piacquadio and Karolina Kaboompics from Pexels.

Indonesia bagian Timur, termasuk Maluku, menghadapi berbagai tantangan dalam bidang kesehatan. Tantangan ini mencakup keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan, kurangnya tenaga medis, serta terbatasnya persediaan obat-obatan. Dalam konteks ini, peran ahli farmasi menjadi sangat penting.

Tantangan Kesehatan di Maluku

Dengan kondisi kepulauan yang tersebar, Maluku menghadapi tantangan unik dalam penyediaan layanan kesehatan. Transportasi yang belum mencukupi antara pulau-pulau mengakibatkan akses yang terbatas ke fasilitas medis. Banyak daerah terpencil yang masih kekurangan pusat kesehatan yang memadai dan tenaga medis yang terlatih. Kondisi ini sering kali menyebabkan keterlambatan dalam penanganan medis, yang bisa berujung pada meningkatnya angka kematian akibat penyakit yang seharusnya bisa diobati.

Selain itu, distribusi obat-obatan di Maluku juga menjadi masalah. Jarak yang jauh dan infrastruktur yang belum memadai  membuat distribusi obat menjadi lambat dan tidak merata. Akibatnya, banyak pasien yang kesulitan mendapatkan obat yang mereka butuhkan tepat waktu. Hal ini tentu saja memperparah kondisi kesehatan masyarakat di wilayah ini.

Peran Penting Bidang Farmasi

Bidang farmasi memegang peranan penting dalam mengatasi masalah-masalah kesehatan tersebut. Apoteker atau ahli farmasi adalah tenaga kesehatan yang bertanggung jawab atas pengelolaan obat-obatan, mulai dari produksi, distribusi, hingga pemakaian oleh pasien. Peran mereka sangat vital dalam memastikan bahwa obat-obatan tersedia dan digunakan dengan benar, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Dengan kondisi geografis Maluku, ahli farmasi memiliki tugas yang lebih berat. Mereka tidak hanya harus memastikan ketersediaan obat, tetapi juga harus mengedukasi masyarakat tentang penggunaan obat yang benar. Banyak masyarakat di daerah terpencil yang kurang memahami cara penggunaan obat yang tepat, sehingga risiko kesalahan penggunaan obat cukup tinggi. Ahli farmasi harus mampu memberikan penjelasan yang mudah dipahami dan membimbing masyarakat agar dapat menggunakan obat secara aman dan efektif.

Solusi Bidang Farmasi di Maluku

Salah satu langkah yang bisa diambil untuk meningkatkan layanan farmasi di Maluku adalah dengan memperkuat jaringan distribusi obat. Pemerintah dan berbagai pihak terkait perlu bekerja sama untuk membangun infrastruktur yang lebih baik, sehingga distribusi obat bisa lebih cepat dan merata. Selain itu, perlu juga ada peningkatan jumlah apotek dan pusat kesehatan di daerah-daerah terpencil.

Pelatihan dan pendidikan bagi tenaga farmasi juga harus ditingkatkan. Pemerintah perlu mengadakan program pelatihan berkala bagi apoteker di Maluku, agar mereka selalu mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan di bidang farmasi. Program beasiswa dan insentif juga bisa diberikan kepada mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan di bidang farmasi dan bersedia ditempatkan di daerah terpencil setelah lulus.

Platform seperti pafikabmalukutenggara.org dapat berperan penting dalam mendukung upaya ini. Platform ini dapat menjadi pusat informasi bagi para apoteker di Maluku untuk mendapatkan berita-berita terbaru terkait bidang kefarmasian.

Kesimpulan

Masalah kesehatan di Maluku adalah tantangan yang memerlukan solusi komprehensif. Bidang farmasi dan peran ahli farmasi sangat vital dalam memastikan ketersediaan dan penggunaan obat yang tepat. Dengan meningkatkan infrastruktur, distribusi obat, serta pelatihan bagi tenaga farmasi, kualitas layanan kesehatan di Maluku dapat ditingkatkan. 

Pentingnya kerjasama antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan berbagai pihak terkait dalam mengatasi tantangan ini tidak bisa diabaikan. Dengan usaha bersama, diharapkan masyarakat Maluku dapat menikmati layanan kesehatan yang lebih baik dan merata.

Image by Polina Tankilevitch from Pexels

Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) merupakan organisasi profesi yang menghimpun ahli farmasi di seluruh Indonesia. Dengan visi meningkatkan kualitas dan profesionalisme tenaga farmasi, PAFI berperan penting dalam menjaga dan meningkatkan standar pelayanan kesehatan di Indonesia. Salah satu cabang yang berperan strategis adalah PAFI Cabang Maluku, yang berada di wilayah Indonesia Timur. 

PAFI Cabang Maluku berdiri dengan tujuan mengembangkan profesionalisme dan kompetensi ahli farmasi di wilayah Maluku. Wilayah ini dikenal dengan tantangan geografis yang unik, yang memerlukan pendekatan khusus dalam penyediaan layanan kesehatan, termasuk layanan farmasi. PAFI Cabang Maluku didirikan sebagai respon terhadap kebutuhan akan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan penguatan jaringan kerja sama antar-profesi kesehatan di daerah tersebut.

Peran dan Fungsi PAFI Cabang Maluku

1. Meningkatkan Kompetensi Tenaga Farmasi

PAFI Cabang Maluku secara rutin menyelenggarakan pelatihan dan workshop untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan tenaga farmasi. Program-program ini mencakup berbagai topik, mulai dari pengelolaan obat, teknologi farmasi terbaru, hingga pelayanan farmasi klinik yang optimal.

2. Pembinaan dan Pengawasan

PAFI Cabang Maluku berfungsi sebagai badan yang melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap praktik farmasi di wilayahnya. Organisasi ini bekerja sama dengan dinas kesehatan setempat untuk memastikan semua tenaga farmasi mematuhi standar dan peraturan yang berlaku.

Tantangan dan Peluang

Keterbatasan sumber daya manusia dan infrastruktur yang kurang memadai adalah kendala yang dihadapi bidang kesehatan di Indonesia Timur. Namun di sisi lain, perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi membuka peluang baru untuk memperluas jangkauan layanan dan informasi.

Melalui platform pafikotatiakur.org, PAFI Cabang Maluku dapat memanfaatkan teknologi untuk pelatihan jarak jauh, pelayanan online, dan distribusi informasi kesehatan yang lebih luas. Selain itu, peningkatan kerjasama dengan pemerintah daerah dan pusat, serta organisasi internasional, dapat membantu mengatasi berbagai hambatan yang ada.

Kesimpulan

PAFI Cabang Maluku memainkan peran vital dalam pengembangan profesi farmasi dan peningkatan kualitas layanan kesehatan di wilayah Maluku. Melalui berbagai program dan kegiatan yang inovatif, PAFI Cabang Maluku berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi tenaga farmasi dan memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat. Dengan terus menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada, PAFI Cabang Maluku siap menjadi ujung tombak dalam pengembangan sektor kesehatan di Indonesia Timur.

Image by Polina Tankilevitch from Pexels

Kopi yang dimodifikasi secara genetik (kopi GMO/transgenik) mengacu pada tanaman kopi yang telah diubah susunan genetiknya untuk meningkatkan sifat-sifat tertentu yang diinginkan, seperti ketahanan terhadap hama, penyakit, dan tekanan lingkungan. Berikut adalah beberapa potensi pro dan kontra dari kopi transgenik:

Perkebunan kopi dataran tinggi

Kelebihan Kopi Transgenik:

1. Peningkatan produktivitas: Tanaman kopi transgenik dapat direkayasa untuk menghasilkan hasil biji kopi yang lebih tinggi, yang dapat membantu memenuhi permintaan kopi yang terus meningkat di seluruh dunia.

2. Ketahanan terhadap hama dan penyakit: Tanaman kopi transgenik dapat dibuat tahan terhadap hama dan penyakit tertentu yang dapat merusak tanaman, mengurangi kebutuhan akan pestisida dan bahan kimia lainnya.

3. Kelestarian lingkungan: Dengan mengurangi kebutuhan pestisida kimia dan herbisida, kopi transgenik dapat membantu mengurangi dampak lingkungan dari pertanian kopi.

4. Peningkatan rasa dan kualitas: Tanaman kopi transgenik dapat direkayasa untuk menghasilkan biji berkualitas lebih tinggi yang memiliki rasa, aroma, dan karakteristik lain yang lebih baik.

 

kopi ceri hijau dan merah

Kontra Kopi Transgenik:

1. Risiko kesehatan potensial: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan transgenik mungkin memiliki efek kesehatan yang negatif, meskipun efek kesehatan jangka panjang dari mengonsumsi kopi transgenik belum sepenuhnya dipahami.

2. Berkurangnya keanekaragaman hayati: Tanaman kopi transgenik dapat menggantikan spesies tanaman asli dan mengurangi keanekaragaman hayati, yang dapat menimbulkan konsekuensi ekologis yang negatif.

3. Kekhawatiran etis: Beberapa orang memiliki keprihatinan etis tentang rekayasa genetika dan percaya bahwa merusak susunan genetik tumbuhan adalah tidak alami dan berpotensi berbahaya.

4. Penerimaan konsumen: Beberapa konsumen mungkin enggan membeli kopi transgenik, yang dapat membatasi daya jual dan profitabilitasnya bagi petani. 

secangkir kopi hitam di atas meja kayu dengan latar belakang pegunungan

Secara keseluruhan, pro dan kontra kopi transgenik sangat kompleks dan bergantung pada berbagai faktor, termasuk kelestarian lingkungan, masalah kesehatan dan keselamatan, dan penerimaan konsumen. Penting bagi produsen kopi, konsumen, dan peneliti untuk mempertimbangkan secara hati-hati potensi manfaat dan risiko kopi transgenik sebelum memutuskan apakah akan mendukung pengembangan dan penggunaannya.

DISCLAIMER:
Seluruh artikel adalah hasil penulisan AI ChatGPT.
Foto pada artikel adalah kreasi gambar AI Microsoft Bing
Foto utama diambil dari pexels (Jessica Lewis Creative)

An angry man holding a laptop

Hasil survei dan pengamatan menunjukkan bahwa ada perbedaan perilaku manusia di dunia maya dan saat interaksi tatap muka. Banyak orang menjadi lebih kasar dan agresif saat mengemukakan pendapatnya di media sosial daripada saat berbicara secara langsung. Apa penyebabnya?

Interaksi sehari-hari manusia hampir seluruhnya didasarkan pada komunikasi nonverbal. Saat berinteraksi tatap muka dengan orang lain, kita terus memproses sinyal tanpa kata seperti ekspresi wajah, nada suara, gerak tubuh, bahasa tubuh, kontak mata, bahkan jarak fisik antara kita dengan orang lain. 

Sinyal nonverbal ini adalah jantung dan jiwa dari interaksi manusia. Kita tidak dapat memahami arti sebenarnya dari suatu interaksi jika kita tidak memiliki kemampuan untuk menginterpretasikan sinyal nonverbal ini (seperti dalam kasus autisme). 

BACA JUGA: Amygdala, Bagian Otak Pembajak Emosi 

Sinyal nonverbal memungkinkan kita untuk menyimpulkan niat orang lain, serta seberapa terlibat mereka dalam percakapan, apakah mereka sedang stres atau santai, apakah mereka tertarik kepada kita, dan seterusnya. Pesan-pesan ini ada dalam semua jenis interaksi tatap muka, bahkan yang tidak melibatkan percakapan aktif. Sinyal nonverbal menambah kedalaman interaksi, tetapi menuntut upaya kognitif dan emosional.

Interaksi tatap muka 'mengaktifkan' serangkaian area otak yang konsisten. Area ini bertugas membantu kita membuat kesimpulan tentang keadaan mental dan emosi orang lain.

Saat interaksi di dunia maya, komunikasi didasarkan pada isyarat sosial yang minimal atau terbatas. Sebagian besar sinyal ditunjukkan dalam emotikon atau tanda baca. Oleh karena itu emosi lebih mudah disembunyikan saat mengirim email atau membuat post di media sosial. Dunia maya menjadi platform yang membuat orang dapat menjadi siapa saja dan apa saja yang diinginkan.

A woman holding a handphone in a train
Ketut Subiyanto/Pexels

Perbedaan perilaku orang di dunia maya dan saat tatap muka

John Suler, seorang profesor psikologi di Rider University menerbitkan sebuah artikel berjudul “The Online Disinhibition Effect” yang menganalisa karakteristik interaksi internet. Efek disinhibition online menggambarkan longgarnya batas dan hambatan sosial saat interaksi di dunia maya dibandingkan saat interaksi tatap muka.

Kondisi ini sering membuat orang lebih terbuka secara online, dapat berekspresi lebih bebas, berperilaku lebih kasar, agresif, dan jahat dibanding saat melakukan interaksi tatap muka.

John Suler membagi menjadi dua kategori utama perilaku yang termasuk dalam efek disinhibisi online, yaitu disinhibisi jinak (benign disinhibition) dan disinhibisi toksik (toxic disinhibition). Benign disinhibition adalah perilaku di mana orang lebih membuka diri, menunjukkan emosi, hal-hal yang personal, dan positif di dunia maya daripada di kehidupan nyata.

BACA JUGA: Hindari Post 6 Hali ini di Social Media

Toxic disinhibition di sisi lain menunjukkan perilaku orang yang menggunakan bahasa kasar, menunjukkan kemarahan, kebencian bahkan menebarkan ancaman di dunia maya. Mengunjungi website kekerasan, dark web dan sejenisnya termasuk dalam perilaku disinhibisi toksik.

Mengapa ada perbedaan perilaku orang di dunia maya dan saat tatap muka

Suler membagi menjadi 6 faktor penyebabnya:

1. Anonimitas disosiatif (“Saya tidak dikenal”)
Di dunia maya, orang dapat berinteraksi dengan orang lain secara anonim. Merasa tidak dikenali identitasnya membuat orang menjadi aman dan merasa terlindungi sehingga dapat melakukan apa saja yang mereka inginkan tanpa membahayakan identitas mereka.

2. Tidak terlihat (“Saya tidak terlihat”)
Dunia maya memberikan "tameng" yang membuat penggunanya tidak terlihat. Kondisi ini membuat orang merasa nyaman, tidak perlu khawatir tentang sinyal nonverbal dan membuat orang bernyali untuk melakukan hal-hal yang tidak berani mereka lakukan di dunia nyata. Keadaan "tidak terlihat" ini juga memungkinkan orang untuk mengubah identitas seperti kasus pria yang mengaku sebagai wanita di dunia maya, atau sebaliknya.

3. Asinkronisitas (“Sampai jumpa lagi”)
Percakapan dunia maya tidak selalu berjalan real time. Saat membuat postingan media sosial ada jeda waktu untuk pihak lain membaca apa yang kita tulis. Ini dapat memberikan kesan yang berbeda dan menyebabkan reaksi yang berbeda pula.

4. Introjeksi Solipsistik (“Semuanya ada di kepalaku”)
Tanpa tatap muka, saat membaca pesan dunia maya orang berimajinasi akan karakter dan persona dari lawan bicara. Teman dunia maya menjadi karakter yang dibentuk oleh harapan dan kebutuhan pribadi kita.

5. Imajinasi Disosiatif (“Ini hanya permainan”)
Orang mungkin melihat dunia maya sebagai tempat bermain di mana aturan normal interaksi sehari-hari tidak berlaku. Kondisi ini membuat pengguna dunia maya merasa dapat dengan mudahnya menjadi orang lain lalu melarikan diri hanya dengan login dan logout dari internet.

6. Minimalisasi Status dan Otoritas (“Aturan kalian tidak berlaku di sini”)
Status dan figur berotoritas tidak terlihat secara fisik di dunia maya, membuat orang tidak merasa terintimidasi. Dunia maya memberikan platform untuk berekspresi dengan bebas tanpa memandang otoritas dan status.

A guy resting checking a modern handphone
Eren Li/Pexels

Penyebab orang berperilaku lebih kasar dan agresif di dunia maya

Mengacu pada penyebab perbedaan perilaku menurut Suler, perilaku kasar dan agresif di dunia maya adalah karena orang merasa anonim, tidak terlihat sehingga tidak diketahui keberadaannya membuat pengguna dunia maya merasa aman untuk menjadi apapun serta melakukan apapun yang diinginkan. Dapat dengan mudahnya mengeluarkan rasa frustasi dan marah tanpa harus menghadapi resiko seperti jika dilakukan secara tatap muka.

Imajinasi disosiatif juga mengaburkan garis antara kenyataan atau hanya main-main. Orang merasa berkata kasar, agresif mencaci maki bahkan ancaman hanya sebagai candaan, permainan yang jika ada konsekuensi dapat dihindari semudah logout dari dunia maya.

BACA JUGA: Mengenal 4 Hormon Pemicu Rasa Bahagia

Merasa setara dengan siapapun di dunia maya, menaikkan rasa percaya diri untuk melawan otoritas, menghilangkan etika dan membuat orang merasa berhak untuk berekspresi sesuka hatinya.

Faktor ikut-ikutan dan FOMO juga berperan penting dalam perilaku pengguna dunia maya. Seringkali menjadi agresif dan kasar di dunia maya mendapat tanggapan seperti komentar balik, like dan retweet membuat pengguna merasa mendapatkan perhatian, dukungan dan menjadi bagian dari tren yang sedang berjalan. 

Bijak dalam menggunakan media sosial dan berselancar di dunia maya sangat dibutuhkan saat ini mengingat semakin besarnya porsi waktu yang dihabiskan di dunia maya belakangan ini. Menyadari bahwa interaksi sosial di dunia maya sama pentingnya dengan interaksi langsung yang artinya ada etika dan aturan yang harus dijalankan serta konsekuensi yang harus dihadapi dalam setiap tindakan yang dilakukan.


Daftar Pustaka:
Online Disinhibition Effect (Suler)
The Psychology Behind Social Media Interactions 

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

ABOUT ME

Hello, I am Jo. A graphic designer, living in Jakarta. I blog mostly about coffee, lifestyle, fashion, relationship but random topics might pop up out of my loud mind. And also check my story about the Archipelago too. Thank you for stopping by and I hope you enjoy a piece of my loud mind.

Populer Posts

  • 4 Jenis Kopi Yang Paling Terkenal di Dunia
  • 8 Cara Mengurangi Penggunaan Plastik
  • Art Jakarta 2019, A Feast to the Eyes
Community

Category

  • Beauty
  • Coffee
  • Fashion
  • Free Printable
  • Lifestyle
  • Random Mind
  • Relationships
  • Social Media
  • Travel
  • Wellness

Arsip Blog

  • ▼  2024 (10)
    • ▼  Desember (1)
      • Menjelajahi Budaya Kopi Unik dari Berbagai Belahan...
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (3)
  • ►  2023 (5)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2022 (26)
    • ►  November (5)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2021 (21)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (3)
    • ►  Maret (3)
  • ►  2020 (7)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2019 (22)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (5)
    • ►  Juni (2)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2018 (13)
    • ►  Desember (9)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (1)

Followers

Designed By OddThemes | Distributed By Blogger Templates