A piece of my loud mind
  • Home
  • About Me
  • Disclaimer

Minum kopi hitam dengan porsi yang tepat memberikan banyak manfaat untuk kesehatan, karena kopi mengandung banyak nutrisi dan antioksidan. Dari menjaga kesehatan jantung hingga memperbaiki mood, secangkir kopi hitam panas adalah pilihan terbaik untuk memulai rutinitas di pagi hari.

10 Manfaat Minum Kopi Hitam

1. Meningkatkan suasana hati, energi dan fungsi kognitif.
Kopi merangsang sistem saraf pusat dan meningkatkan produksi dopamine, serotonin dan noradrenaline, neurotransmitter penting dalam meningkatkan suasan hati.

2. Mengurangi resiko kanker.
Kopi mengurangi peradangan yang merupakan penyebab utama berkembangnya tumor.

3. Memperbaiki kesehatan jantung.
Minum 1-2 cangkir kopi hitam setiap hari mengurangi resiko penyakit kardiovaskular termasuk stroke.

4. Meningkatkan daya ingat.
Jika dikonsumsi secara rutin, kopi hitam dapat mengurangi resiko penyakit Alzheimer dan Parkinson.

BACA JUGA: 4 Jenis Kopi  Paling Terkenal di Dunia

5. Bermanfaat untuk kesehatan hati.
Karena dapat mencegah kanker hati, fatty liver dan sirosis alkoholik.

6. Menjaga tubuh agar bebas dari racun.
Kopi adalah minum diuretik, yang membuat tubuh mengeluarkan racun dan bakteri lebih sering.

7. Mengendalikan diabetes.
Meningkatnya produksi insulin karena konsumsi kopi hitam mengurangi resiko diabetes.

8. Menurunkan berat badan.
Kopi hitam meningkatkan metabolisme dan merangsang otak untuk mengirim sinyal supaya tubuh memecah sel-sel lemak.

9. Mencegah penuaan dini.
Karena kopi kaya akan antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas. Radikal bebas adalah penyebab dari penuaan dini dan berbagai penyakit.

10. Mengurangi rasa sakit.
Kopi merupakan painkiller alami yang bekerja sebagai penahan sakit jangka pendek.

Enjoy your black coffee!


Image by Jessica Lewis from Pexels

Sustainable lifestyle

Saat ini Indonesia berada di urutan kedua penyumbang sampah plastik di dunia. Data yang didapatkan dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton/ tahun di mana sebanyak 3,2 juta ton merupakan sampah plastik yang dibuang ke laut.

Berdasarkan data World Economic Forum 2016, dari seluruh plastik yang dihasilkan tersebut, hanya sekitar 2 persen yang didaur ulang secara efektif, 14 persen didaur ulang, 14 persen dibakar, 4 persen menumpuk di TPA/TPS, dan 32 persen lainnya mengotori lingkungan.

Kalau ini tidak segera ditanggulangi, World Economic Forum memprediksi di tahun 2050 laut akan dipenuhi lebih banyak sampah plastik dibandingkan ikan!

Fakta yang menakutkan tapi bisa dihindari kalau kita mengurangi penggunaan plastik di kehidupan sehari-hari. Mari kita mulai dari diri kita untuk mengurangi sampah plastik.

Ada beberapa cara untuk mengurangi penggunaan plastik:

1. Berhenti menggunakan sedotan plastik.
Kalau memang harus menggunakan sedotan, gunakan sedotan stainless yang dapat digunakan kembali.

BACA JUGA: Kurangi Penggunaan Sedotan Plastik!

2. Bawa botol minum.
Ini yang sudah saya lakukan dari beberapa tahun lalu. Bukan hanya mengurangi sampah botol plastik, it saves money too!

3. Gunakan tas belanja yang dapat digunakan kembali.
Lebih dari 1 juta kantong plastik digunakan setiap hari di seluruh dunia. Dan setiap tahun, sekitar 500 miliar kantong plastik di produksi. Tas belanja yang dapat digunakan kembali sangat membantu dalam mengurangi penggunaan kantong plastik sehari-hari.

4. Bawa tumbler atau mug sendiri untuk memesan kopi atau teh. 
 Beberapa kedai kopi bahkan memberikan diskon untuk yang membawa cangkir sendiri.  

5. Hindari permen karet.
Tidak banyak yang tahu kalau permen karet ternyata mengandung plastik. Permen karet tidak akan pernah bisa di daur ulang, jadi lebih baik hindari atau jangan makan permen karet.  

6. Gunakan korek api.
Ganti pemantik plastik dengan korek api atau gunakan pemantik logam isi ulang.  

7. Hindari microbeads dalam produk kecantikan.
Hati-hati dalam memilih produk pencuci muka atau tubuh karena mungkin mengandung produk berbahaya seperti microbeads.

Microbeads berbahaya untuk lingkungan karena setiap manik plastik yang hanyut ke laut mengancam kehidupan satwa liar dan menyumbat aliran air. Gunakan scrub alami seperti gandum, garam laut dan kopi.

BACA JUGA: Trashy Fashion, Limbah Fashion yang Terlupakan

8. Kurangi pemakaian sendok garpu plastik. 
Biasanya pembelian take away disertakan sendok plastik yang akhirnya tidak digunakan saat sampai dirumah. Kembalikan sendok plastik ke penjual kalau tidak diperlukan. Dan siapkan sendok garpu sendiri untuk makan siang di kantor.

Kamu punya ide lain? Share yuk...

BACA JUGA: Kurangi Sampah Makanan  

Image by Mikhail Nilov from Pexels

peminum kopi hitam tanpa gula


Teman-teman saya bingung kenapa saya suka sekali minum kopi hitam tanpa gula. Apa gak pahit? gak bikin sakit perut?

Buat saya kopi hitam malah lebih aman dibanding kopi susu yang sering kali bikin sakit perut dan mual. Kopi hitam tanpa gula juga meninggalkan aftertaste yang khas tergantung jenis kopi apa yang diminum.

Apa sih aftertaste itu?
Aftertaste adalah intensitas rasa suatu makanan atau minuman yang  berasal dari langit-langit mulut bagian belakang yang bertahan setelah makanan atau minuman ditelan atau dikeluarkan dari mulut. Aftertaste kopi berkisar dari rasa coklat, karamel, buah, kacang-kacangan dan rempah-rempah.

Saya biasa minum 2-3 cangkir kopi, sekitar 200 - 300 mg kafein per hari. Porsi yang pas buat saya. Lebih dari itu bisa bikin saya agitated. 

BACA JUGA: Bubuk Kopi untuk Perawatan Kulit

Jika dikonsumsi dengan benar dan tidak berlebihan, kopi memberikan banyak manfaat karena sarat dengan antioksidan dan nutrisi. Kopi hitam mengandung vitamin B2, B3, B5, mangan, magnesium dan kalium. Kopi juga dikaitkan dengan penurunan tingkat gula darah juga mencegah kanker usus besar, payudara dan kanker hati.

Minum kopi hitam meningkatkan mood dan bikin happy. And yes ladies, minuman ini tidak mengandung kalori!

Tapi hati-hati mengkonsumsi kopi kalau sedang dalam pengobatan karena kafein dalam kopi bereaksi dengan beberapa pengobatan.  

Coba yuk kopi hitam tanpa gula...

Image by Kaboompics from Pexels

gaun pesta gaun yang cocokk untuk pesta akhir tahun


Banyak pesta akhir tahun yang menggunakan tema tertentu. Jadi mempermudah untuk cari gaun ya...
Gimana dengan pesta yang tidak bertema? Bingung mau pakai gaun seperti apa?

BACA JUGA: Panduan Warna Pakaian Untuk Setiap Warna Kulit

Coba 8 inspirasi gaun pesta akhir tahun ini deh.

1. Little Black Dress
You can never go wrong with little black dress. 
Pilih potongan klasik dan padukan dengan aksesoris chunky. Atau gaun hitam dengan aksen sequin.
 

2. Lace Dress.
Pilih lace dress dengan potongan sederhana dan berwarna gelap untuk pesta formal.

BACA JUGA: Wide Leg Trousers Untuk Setiap Kesempatan.

3. Polkadot Dress.
Feeling playful? Gaun dengan corak polkadot ini cocok untuk pesta non formal. Pilih potongan gaun yang klasik untuk pesta yang lebih formal. 

4. Wrap Dress.
Pilih warna cerah atau bercorak untuk tampilan yang fun.

 5. Statement Colour Dress.
Bosan dengan warna gaun yang "aman"?
Go for statement colour dress!  Pilih warna cerah seperti orange, tosca, kuning atau hijau muda.

6. Bold Pattern Dress.
Siapa takut? The bolder the better! Padukan dengan aksesoris mungil dengan warna senada.

7. Floral Pattern Dress.
Cocok untuk pesta kebun atau beach party. Jangan lupa tas rotan cantik untuk melengkapi penampilanmu.

8. Sequin Dress.
Hey, it's New Year Party after all! Waktunya kamu tampil sparkling untuk menutup tahunmu yang hebat.


So... Ready to party?

Images from pexels and debenhams

Pilihan pemakaian Wide leg trousers

Sejak lama saya adalah penyuka wide leg trousers atau celana pipa lebar. Selain nyaman dipakai, celana pipa lebar juga menonjolkan pinggang dan memanjangkan kaki. Potongan ini cocok untuk hampir semua bentuk tubuh. Tapi tentunya harus pilih gaya dan potongan yang tepat.

Padankan potongan ini dengan tucked-in blouse dan blazer favorit untuk busana kantor. Atau kenakan dengan fancy sweater untuk tampilan denim yang lebih rapi.

Jika kamu berukuran petite, selalu gunakan heels supaya kakimu terlihat lebih panjang.

BACA JUGA: Model Sepatu Yang Cocok Dipakai Dengan Celana Pipa Lebar

Kalau kamu belum yakin untuk mengenakan celana pipa lebar, berikut beberapa ide dan inspirasi cara mengenakannya.

Formal

Semi Formal

Casual

Denim 


Images by by Dellon Thomas from Pexels and Pinterest 

Jenis sepatu yang cocok dengan celana pipa lebar

Suka dengan wide-leg pants atau celana pipa lebar tapi bingung sepatu model apa yang match?
Supaya mudah memadu padankan saya bagi jadi 3 cutting celana. Pertama model palazzo pants, dressed pants dan denim pants.

BACA JUGA: Gaya Pakaian yang Cocok Sesuai Zodiak

Palazzo Pants
Celana dengan pipa yang sangat lebar ini cocok digunakan dengan pointy-toed pumps, ballerina flats dan bisa juga digunakan dengan flip-flops untuk tampilan yang lebih casual.


 

Dressed Pants
Model celana ini tidak selebar palazzo pants, rapi dan cocok digunakan untuk ke kantor atau acara semi formal. Padukan dengan poitny-toed pumps, loafers dan platform pumps.


 

Denim Pants
Karena model ini sangat casual, makanya cocok dengan berbagai jenis flip-flops, thong sandals dan sneakers. Tapi hindari model sneakers yang terlalu high-tech, kenakan dengan model sederhana.
Untuk tampilan yang lebih trendy, padukan wide-leg denim pants dengan wedges atau open-toed heels.


 


Jadi gak bingung lagi kan? Tinggal pilih mana yang jadi gaya favoritmu.


Images from pinterest

Media sosial efek media sosial kecanduan


Apakah kecanduan media sosial itu?

Dorongan untuk selalu memeriksa media sosial secara berlebihan dan terus menerus, yang biasa juga disebut sebagai fear of missing out (FOMO).

Perilaku berlebihan ini memberikan efek buruk di kehidupan nyata dan hubungan dengan sesama. Dilansir dari Lifewire, setelah melakukan eksperimen dan mencatat hasrat beberapa ratus orang selama beberapa minggu, para peneliti di Universitas Chicago menyimpulkan bahwa kecanduan media sosial dapat lebih kuat daripada kecanduan rokok dan minuman keras. Peringkat keinginan untuk menggunakan media sosial berada diatas peringkat keinginan untuk merokok dan alkohol.

Para peneliti di Harvard University, menggunakan mesin MRI untuk memindai otak dan untuk menemukan apa yang terjadi ketika orang berbicara tentang diri mereka sendiri, yang merupakan bagian penting dari apa yang dilakukan orang-orang di media sosial. Mereka menemukan bahwa penggunaan media sosial merangsang bagian otak yang menghasilkan Dopamine, hormon yang menghasilkan rasa membutuhkan dan perasaan bahagia.

Apakah gejala kecanduan media sosial?

1. Memeriksa notifikasi media sosial adalah hal pertama yang dilakukan setelah bangun tidur.
2. Mood swing jika tidak dapat mengakses media sosial.
3. Kepercayaan diri bergantung dari banyaknya like di media sosial.
4. Lebih fokus ke media sosial walaupun sedang berkumpul bersama teman atau keluarga.
5. Menghabiskan lebih banyak waktu di media sosial daripada di dunia nyata.
6. Terus menerus memeriksa notifikasi media sosial.

Apa yang bisa dilakukan?

Lakukan "Digital Detox" untuk menghindari kecanduan media sosial.

1. Matikan notifikasi media sosial. Faktor utama dari kecanduan media sosial adalah karena terus menerus menerima  notifikasi sosial media. Oleh karena itu cara efektif untuk mengatasinya adalah dengan mematikan notifikasi media sosial.

2. Memberi batasan waktu dalam menggunakan media sosial, Gunakan waktu minimal untuk memeriksa media sosial atau hanya lakukan di jam tertentu setiap harinya.

3. Batasi update status dan pergerakan sehari-hari di media sosial. Pahami kalau media sosial bukanlah buku harian.

4. Habiskan banyak waktu dengan teman dan keluarga. Fokus pada kegiatan di dunia nyata dan nikmati kegiatan sehari-hari bersama teman dan keluarga.

5. Carilah kesibukan atau hobi. Waktu luang membuka kesempatan untuk menghabiskan waktu di media sosial. Gunakan waktu untuk kegiatan menyenangkan seperti menjalankan hobi, membaca buku atau berolahraga.

BACA JUGA: Mulai berolahraga

Media sosial adalah platform luar biasa untuk terhubung dengan orang-orang, tapi jangan biarkan media sosial membuat kita mengabaikan kehidupan di dunia nyata atau mengambil alih hidup kita.

Gunakan teknologi untuk bergerak maju, bukan membuang waktu dan menjadi tidak produktif.


Photo by rawpixel.com from Pexels


Relationship marriage setia


Sejak kecil kita sudah terekspos dengan pernyataan happily ever after. Seorang putri bertemu dengan pangeran pujaan, kemudian mereka hidup bahagia selamanya. Tapi ternyata kenyataan tidak seperti harapan yang selama ini diimpikan.

Sering kali saya jadi tempat curcol teman-teman soal pasangan mereka. Surprisingly, sebagian besar curhatannya adalah masalah ketidak puasan mereka dengan pasangan masing-masing. Padahal selama ini hubungan mereka terlihat baik-baik saja. Banyak juga yang akhirnya cerita kalau mereka punya selingkuhan, bahkan mereka yang sudah menikah!

What?? Is there something wrong with them? atau sekarang ini memang sedang tren untuk punya selingkuhan?

Terlepas dari apakah ini sebuah tren atau bukan, namun faktanya perselingkuhan sering disebabkan oleh adanya kebutuhan dasar yang tidak terpenuhi oleh pasangan masing-masing.

Apa sih kebutuhan dasar manusia itu?

Kebutuhan dasar manusia dibagi menjadi 5 kategori:
1. Kebutuhan mendasar akan pemenuhan sandang, pangan, papan dan seksual
2. Kebutuhan akan rasa aman.
3. Kebutuhan akan cinta dan rasa memiliki.
4. Kebutuhan untuk dihargai atas pencapaian dan harga diri.
5. Kebutuhan akan aktualisasi diri.

BACA JUGA: Mengenal Cinderella Complex Syndrome

Selain pemicu awal dari kebutuhan yang tidak terpenuhi masih banyak faktor pendukung lain, seperti:
1. Rasa cinta yang memudar. Kurangnya komunikasi, masing-masing sibuk dengan dunia dan ego nya sendiri, dendam karena masalah yang menumpuk menjadi penyebab rasa cinta yang mulai pudar.
2. Pasangan yang terlalu bergantung, posesif dan over protective. Biasanya masalah ini disebabkan oleh kaum perempuan dengan Cinderella Complex Syndrome.
3. Peter Pan Syndrome yang membuat kaum pria cenderung menjadi manja, sangat bergantung, sulit berkomitmen, tidak bertanggung jawab, manipulatif, narsis dan suka tebar pesona.
4. Balas dendam. Untuk melampiaskan rasa sakit hati karena pasangannya berselingkuh.
5. Butuh pengakuan kembali. Setelah menjalani hubungan yang lama dan monoton, muncul kerinduan untuk merasa dianggap istimewa dan menarik seperti saat masa lajang. Selingkuh memberikan sensasi tersebut.

BACA JUGA: Naksir Berat atau Jatuh Cinta?

Kenyataan memang tidak seindah dongeng. Tiap orang punya masalah masing-masing. Dan ketika mereka tidak punya jalan keluarnya... Mereka sering kali mengambil jalan pintas.


Image by pexels.com

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

ABOUT ME

Hello, I am Jo. A graphic designer, living in Jakarta. I blog mostly about coffee, lifestyle, fashion, relationship but random topics might pop up out of my loud mind. And also check my story about the Archipelago too. Thank you for stopping by and I hope you enjoy a piece of my loud mind.

Populer Posts

  • 4 Jenis Kopi Yang Paling Terkenal di Dunia
  • 8 Cara Mengurangi Penggunaan Plastik
  • Art Jakarta 2019, A Feast to the Eyes
Community

Category

  • Beauty
  • Coffee
  • Fashion
  • Free Printable
  • Lifestyle
  • Random Mind
  • Relationships
  • Social Media
  • Travel
  • Wellness

Arsip Blog

  • ▼  2024 (10)
    • ▼  Desember (1)
      • Menjelajahi Budaya Kopi Unik dari Berbagai Belahan...
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (3)
  • ►  2023 (5)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2022 (26)
    • ►  November (5)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2021 (21)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (3)
    • ►  Maret (3)
  • ►  2020 (7)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2019 (22)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (5)
    • ►  Juni (2)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2018 (13)
    • ►  Desember (9)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (1)

Followers

Designed By OddThemes | Distributed By Blogger Templates